Usai
menemukan desain X-Trail terbaru di California, Amerika, Auto Bild kembali
meng-explore SUV Nissan ini di 43rd Tokyo Motor Show. Setidaknya, konsep mobil
untuk kegiatan outdoor kian ditegaskan pada X-Trail generasi ketiga ini.
Dari penampilan luarnya, Anda dapat langsung berkomentar bahwa X-trail kini
tampil begitu berbeda dari pendahulunya. Bentuk bodi yang pipih memberi kesan
aerodinamis. Begitu pula dengan LED pada headlamp serta penerapan pelek 18
inci. Kami prediksi, desain seperti inilah yang diminati konsumen Tanah Air.
Kekaguman kami tak terhenti sampai di sini. Di balik kap mesinnya, kini unit
MR20DD berteknologi direct injection dipadu katup variabel ganda telah
disematkan. Artinya, efisiensi kinerja mesin akan meningkat drastis. Nissan
mengklaim, X-trail terbaru dengan transmisi CVT mampu mencatat konsumsi BBM
hingga 16,4 km/l.
Penggerak 4 roda pun menjadi sesuatu yang menarik untuk melahap lintasan
off-road. Meski model ini tak akan hadir di Indonesia, namun konsep outdoor
vehicle kian menancap kuat pada All-New X-Trail.
Nah kini tinggal kelengkapan fitur yang menjadi ‘peer’ Nissan Motor Indonesia.
Di Jepang, X-Trail hadir dengan fitur berlimpah. Salah satunya adalah Parking
Assist. Alhasil, pengemudi tak perlu lagi memutar kemudi saat fitur ini
bekerja.
Tak kalah menarik adalah fitur pembuka pintu belakang otomatis. Hanya perlu
menngerakan sebuah objek dekat sensor, maka pintu dapat terbuka secara
otomatis. Hal ini tentu mempermudah saat Anda membawa barang dan hendak
dimasukan ke dalam kendaraan.
Ruang penyimpanan pun dapat diatur begitu fleksibel. Selain menggunakan
material anti air, komposisi pengaturan penutup mampu menciptakan tempat
penyimpanan yang aman dan luas (550 liter). Apalagi Nissan kini menawarkan
versi 7 seater untuk pasar Indonesia, selain 5 seater. Hal ini kian memberi
dampak positif bagi konsumen Tanah Air.
Bahkan material bangku dan lantai X-Trail pun dibuat lebih tahan terhadap air
agar mudah dibersihkan saat melakukan kegiatan outdoor. Pun begitu dengan
lapisan cat bodi yang lebih tahan terhadap baret halus.
Around View Monitor dengan 4 buah kamera serta 8 sensor sonar di bumper depan
dan belakang, kian memberi kontribusi terhadap kemudahan dan keselamatan
berkendara. Alhasil, prediksi kami Blind Spot Warning, Line Departure Warning
dan kontrol kestabilan akan menjadi kelengkapan standar untuk versi Indonesia.
Bila menilik dari fitur-fitur yang hadir di Jepang, tentu harga X-Trail di
tanah Air akan menjulang tinggi. Dapat dikatakan bahwa X-Trail terbaru di
Jepang merupakan SUV versi terjangkau dari Infiniti - mengingat beragam
teknologi Infiniti kini disematkan pada X-Trail terbaru ini.
Sayang kami belum dapat merasakan performa sesungguhnya di jalan raya. Namun
fitur Parking Assist sempat kami coba meski menurut kami akan sulit untuk
diterapkan pada lahan parkir di Indonesia yang sangat terbatas.
Rival
|
Honda CR-V 2.0 A/T Mesin: 1.997 cc 4-silinder, 155 dk 0-100 km/jam: N/A Harga: Rp 384 juta + Sudah dijual, image dan pengendalian khas Honda - Minim fitur, hanya tersedia 5 seater
|
Related Posts